Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) dan pembelajaran konvensional di kelas XII SMA Methodist 7 Medan. Metode penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Sampel terdiri dari 32 siswa, masing-masing 16 siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,003, sedangkan kelas kontrol menunjukkan peningkatan yang lebih rendah dengan nilai signifikansi 0,025. Perbandingan nilai posttest kedua kelompok menunjukkan perbedaan signifikan (Sig. < 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa model PBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2025