HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global dengan beban yang signifikan, termasuk di Indonesia. Upaya promotif dan preventif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, mengurangi stigma, serta mendorong perilaku pencegahan dan deteksi dini. Perkembangan teknologi digital membuka peluang melalui pemanfaatan telemedicine, yang dapat menyediakan akses informasi kesehatan secara luas dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga tahap. Pertama, perbaikan website yang menyediakan fasilitas pengecekan awal risiko HIV/AIDS bagi masyarakat. Kedua, pembuatan dan publikasi video edukasi mengenai dasar informasi HIV/AIDS melalui kanal YouTube, sehingga dapat diakses tanpa batas waktu dan lokasi. Ketiga, penyuluhan tatap muka yang ditujukan kepada siswa SMP untuk memberikan pemahaman sejak dini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media digital (website dan video) mampu menjangkau audiens yang lebih luas serta memfasilitasi edukasi berkelanjutan, sementara penyuluhan langsung efektif untuk interaksi dan klarifikasi informasi. Kombinasi metode digital dan tatap muka terbukti saling melengkapi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait HIV/AIDS.
Copyrights © 2025