Tingginya penetrasi internet di Kota Denpasar mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner untuk mengadopsi strategi pemasaran digital secara inovatif. Orlenalycious, salah satu UMKM kuliner kekinian, memanfaatkan strategi influencer marketing dan electronic word of mouth (e-WOM) untuk bersaing secara efektif. Namun, efektivitas gabungan strategi ini dalam memediasi keputusan pembelian melalui brand trust belum banyak dikaji secara mendalam, yang menciptakan sebuah research gap yang signifikan. Penelitian ini secara empiris bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan e-WOM terhadap keputusan pembelian produk Orlenalycious di Denpasar dengan brand trust sebagai variabel mediasi. Didasari pada Theory of Planned Behavior (TPB), penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert kepada konsumen Orlenalycious di Denpasar dan dianalisis menggunakan teknik Partial Least Square (PLS) untuk menguji tujuh hipotesis. Hasil penelitian secara komprehensif menunjukkan bahwa influencer marketing dan e-WOM secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust. Lebih lanjut, brand trust berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dan berhasil memediasi pengaruh influencer marketing serta e-WOM terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa membangun kepercayaan merek merupakan kunci fundamental dalam mengonversi promosi digital menjadi tindakan pembelian, memberikan implikasi praktis dan penting bagi pengembangan strategi pemasaran UMKM lokal.
Copyrights © 2026