Mahasiswa rantau tahun pertama rentan mengalami stres akademik akibat perkuliahan, mahasiswa dihadapkan pada beragam persoalan, mulai dari kesulitan akademik, adaptasi sosial, lingkungan kampus yang berbeda, hingga sistem pembelajaran yang menuntut kemandirian dan proses adaptasi dengan lingkungan baru. Dukungan sosial teman sebaya dan self efficacy merupakan faktor yang berperan dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan akademik tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Universitas Widya Nusantara pada 71 mahasiswa rantau tahun pertama. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan sosial teman sebaya, academic self-efficacy, dan Student-Life Stress Inventory. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan masing-masing variabel, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan stres akademik (p = 0,001). Selain itu, terdapat hubungan antara self efficacy dengan stres akademik (p = 0,001). Mahasiswa yang memiliki dukungan sosial dan keyakinan diri yang lebih baik cenderung mengalami tingkat stres akademik yang lebih rendah.. Dukungan sosial teman sebaya dan self efficacy berhubungan secara signifikan dengan stres akademik pada mahasiswa rantau tahun pertama di Universitas Widya Nusantara. Institusi pendidikan diharapkan mendukung interaksi positif antar mahasiswa. Tempat penelitian diharapkan memperkuat kebersamaan mahasiswa. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji faktor lain yang berkaitan dengan stres akademik.
Copyrights © 2026