Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Smartphone terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah di SD Inpres Mantikole Nyombali, Siti Zahra M; Kurniawan, Bayu Eka; Fristalia, Mikaela Delpin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26004

Abstract

Anak usia sekolah merupakan golongan anak yang berusia 6-12 tahun. Salah satu penyebab gangguan perkembangan kognitif adalah penggunaan smartphone yang berlebihan kepada anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak kelas I-VI yang berjumlah 93 orang. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh 48 responden yang ditentukan proporsinya menggunakan metode Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat penggunaan smartphone dalam kategori sedang (62,5%) dan perkembangan kognitif responden sebagian besar dalam kategori baik (66,7 %). Hasil uji analisis bivariat dengan Pearson Chi-Square diperoleh nilai p value adalah 0,002. Terdapat hubungan penggunaan smartphone terhadap perkembangan kognitif anak usia sekolah di SD Inpres Mantikole. Diharapkan bagi tenaga pengajar dapat memperhatikan siswa dalam penggunaan smartphone.
Hubungan Penggunaan Gawai Pada Remaja Kelas VIII terhadap Ketajaman Penglihatan di SMPN 2 Palu Arianti, Ni Wayan Dewinda; Kurniawan, Bayu Eka; Rahmayanti, Elifa Ihda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26006

Abstract

Pada kalangan remaja perkembangan dan kemajuan teknologi khususnya penggunaan gawai semakin meningkat. Sehingga menyebabkan ketergantungan dan para remaja sulit lepas dari gawai. Selain dampak positif, gawai juga memiliki beberapa efek negatif dimana salah satu dampak negatifnya adalah gangguan kesehatan mata. Hasil pra survei yang dilakukan di SMPN 2 Palu, mayoritas siswasiswinya menggunakan gawai berbentuk handphone serta telah merupakan komponen dari life style. Tujuan Penelitian diketahuinya hubungan penggunaan gawai pada remaja kelas VIII terhadap ketajaman penglihatan di SMPN 2 Palu. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kuantitatif melalui pendekatan cross sectional. Populasi pada studi berikut ialah semua anak kelas VIII di SMPN 2 Palu yang berjumblah 372 orang. Sampel diambil dengan memakai rumus Slovin sehingga diperoleh 79 responden yang ditentukan proporsinya menggunakan metode Stratified Random Sampling. Temuan studi mengindikasikan bahwasannya mayoritas responden menunjukkan tingkat penggunaan gawai dalam kategori sedang dan sebagian besar ketajaman penglihatan responden sebagian besar dalam kategori normal. Sedangkan hasil uji analisis bivariat dengan Spearman rho Corelation didapatkan skor p value adalah 0,000. Terdapat hubungan penggunaan gawai pada remaja kelas VIII terhadap ketajaman penglihatan di SMPN 2 Palu. Diharapkan bagi tenaga pengajar di SMPN 2 palu agar dapat memperhatikan siswa dalam penggunaan gawai, sehingga siswa dapat lebih terkontrol lagi. Dengan demikian maka kesehatan fisik serta mental siswa dan khususnya pada ketajaman mata yang dimiliki oleh siswa dapat terjaga.
Pengaruh Biblioterapi Media Gambar terhadap Kongnitif Pada Anak Usia Prasekolah di TK Alkhairaat Mamboro Hingkua, Agnes Yulistia; Patende, Agnes Erlita Distriani; Kurniawan, Bayu Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat usia prasekolah anak sedang alami masa kemasan itu masa terpentng untuk anak lakukan proses pertumbuhn serta perkembang yang sangat pesat krena fungsi fisik serta pskis yang telah natur hingga anak bisa mrespon dengan baik bebagai macam aktvitas yang terjadi pada lingkunganya. Tujuan Peneltian, teranalisisnya pengaruh bibloterapi media gambar pada prekembangan kogntif pada anak usia prsekolah. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan one group pretest-posttes design menggunakan desain pre-experimental. Populasi peneltian ini berjumlah 66 anak dan sampel yang digunakan banyaknya 54 anak dengan teknik pengambilan sampel menggunaakan purposive sampling. Hasil penelitian menggunakan uji nonparametric Wilcoxon diperoleh nilai p value 0,000 (< 0,05), karena nila p value < a maka terjadi peningkatan perkembangan kognitif pada anak di TK Alkhairaat Mamboro
Jenis Intervensi Pada Pasien Dengan Perilaku Kekerasan Di Rumah Sakit Jiwa Scoping Review Kurniawan, Bayu Eka; Dwidiyanti, Meidiana; Erawati, Meira
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2024): EDITION MARCH 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v12i1.5692

Abstract

Violence behaviour poses a potential risk of physical harm to oneself or others. Violence behaviour must be promptly addressed by providing intervention to avoid detrimental impacts on the patient, others, or the surrounding environment. This research aims to identify the types of interventions for patients with violent behaviour in psychiatric hospitals. This review adopts a scoping review approach, following the analysis procedure by Arksey and O'Malley. Articles were identified using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses) method. Inclusion criteria for this review article include English or Indonesian language articles, original articles, articles using quantitative, qualitative, and mixed research methods published within the last 5 years. From the review results of 1.128 articles, 8 articles met the inclusion criteria. The analysis results indicate various types of interventions proven to be effective in reducing violent behaviour in patients in psychiatric hospitals. Treatments involving physical, psychological, and belief-based activities are suitable for reducing violent behaviour in patients in psychiatric hospitals. Furthermore, to determine the real impact of reducing violent behaviour, supplemental research is needed to develop interventions in patients in psychiatric hospitals. 
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Self Efficacy Dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Rantau Tahun Pertama Di Universitas Widya Nusantara Sari, Cindy Fatika; Kurniawan, Bayu Eka; Sringati, Sringati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5974

Abstract

Mahasiswa rantau tahun pertama rentan mengalami stres akademik akibat perkuliahan, mahasiswa dihadapkan pada beragam persoalan, mulai dari kesulitan akademik, adaptasi sosial, lingkungan kampus yang berbeda, hingga sistem pembelajaran yang menuntut kemandirian dan proses adaptasi dengan lingkungan baru. Dukungan sosial teman sebaya dan self efficacy merupakan faktor yang berperan dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan akademik tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Universitas Widya Nusantara pada 71 mahasiswa rantau tahun pertama. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan sosial teman sebaya, academic self-efficacy, dan Student-Life Stress Inventory. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan masing-masing variabel, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan stres akademik (p = 0,001). Selain itu, terdapat hubungan antara self efficacy dengan stres akademik (p = 0,001). Mahasiswa yang memiliki dukungan sosial dan keyakinan diri yang lebih baik cenderung mengalami tingkat stres akademik yang lebih rendah.. Dukungan sosial teman sebaya dan self efficacy berhubungan secara signifikan dengan stres akademik pada mahasiswa rantau tahun pertama di Universitas Widya Nusantara. Institusi pendidikan diharapkan mendukung interaksi positif antar mahasiswa. Tempat penelitian diharapkan memperkuat kebersamaan mahasiswa. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji faktor lain yang berkaitan dengan stres akademik.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN BODY SHAMING PADA SISWA DI SMA NEGERI 6 PALU Astria, Astria; Kurniawan, Bayu Eka; Rammang, Sisilia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55074

Abstract

Siswa tidak terlepas dari pengaruh tren gaya hidup yang dapat memicu perilaku negatif, salah satunya body shaming yang sering berkaitan dengan tampilan fisik. Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor yang berperan dalam terbentuknya perilaku tersebut. Bagian kesiswaan SMA Negeri 6 Palu melaporkan adanya kasus ejekan terkait warna kulit dan bentuk tubuh pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan body shaming pada siswa SMA Negeri 6 Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi adalah siswa kelas X dan XI berjumlah 562 orang, dengan sampel 85 responden yang dipilih menggunakan cluster sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar responden mendapatkan pola asuh authoritative (80,0%) dan memiliki body shaming kategori positif (55,3%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,033 (<0,05). Terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan body shaming pada siswa SMA Negeri 6 Palu. Sekolah diharapkan menyelenggarakan edukasi terkait body shaming dan penguatan mental remaja serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
Hubungan Tingkat Stres dan Kecemasan terhadap Kesiapan Mahasiswa Ners dalam Menghadapi Ujian Kompetensi di Universitas Widya Nusantara Fitri, Fitri; Kurniawan, Bayu Eka; Yartin, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38320

Abstract

Ujian kompetensi merupakan proses untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai standar profesi guna memastikan pelaksanaan peran secara aman dan efektif di masyarakat. Dalam menghadapi ujian seorang mahasiswa sering mengalami stres dan kecemasan, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kesiapan di karenakan oleh berbagai faktor. Dari hasil pengamatan yang peneliti lakukan di lokasi penelitian bahwa masih banyak mahasiswa yang mengalami stres dan kecemasan terhadap kesiapan menghadapi ujian kompetensi serta memperlihatkan perilaku seperti menjadi lebih agresif, sulit fokus dan mengalami perubahan dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan tingkat stres dan kecemasan terhadap kesiapan mahasiswa ners dalam menghadapi ujian kompetensi di Universitas Widya Nusantara. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian yaitu cross sectional design. Sampel penelitian ini berjumlah 59 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Spearmen rho rank, tingkat stres memiliki nilai p=0,003 dan tingkat kecemasan memiliki nilai p=0,002. Karena nilai p value < 0,05, secara statistik terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan kecemasan terhadap kesiapan mahasiswa ners dalam menghadapi ujian kompetensi di Universitas Widya Nusantara. Ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kecemasan terhadap kesiapan mahasiswa ners dalam menghadapi ujian kompetensi di Universitas Widya Nusantara. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi tambahan informasi bagi mahasiswa dalam mengatasi stres dan kecemasan terhadap kesiapan dalam menghadapi ujian kompetensi.