Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sosial siswa dalam upaya mencegah bullying melalui optimalisasi lingkungan sekolah sebagai katalisator pembelajaran. Rendahnya pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak bullying menjadi dasar pentingnya intervensi berbasis literasi yang mudah diakses dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Program dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan keterampilan sosial, pemanfaatan mading sebagai media literasi visual, pendampingan intensif, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Pelatihan diberikan kepada siswa dan guru melalui diskusi, role play, pemahaman konsep bullying, serta penguatan empati dan komunikasi positif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lingkungan sekolah—baik fisik maupun sosial—berperan signifikan sebagai katalisator peningkatan literasi sosial, karena mampu mempercepat pemahaman siswa mengenai perilaku bullying dan cara menghindarinya. Pemanfaatan mading terbukti efektif dalam membantu siswa mengenali bentuk-bentuk bullying yang sebelumnya tidak mereka sadari, seperti ejekan verbal, perilaku mengucilkan, dan tindakan agresif yang dianggap sebagai “candaan”. Selain itu, terjadi peningkatan perubahan perilaku siswa dalam berinteraksi, ditandai dengan munculnya kesadaran baru, peningkatan empati, dan kemampuan membedakan perilaku yang merugikan teman sebaya. Guru turut berperan dalam memperkuat keberlanjutan program dengan mengintegrasikan materi literasi sosial ke dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berhasil menunjukkan bahwa pendekatan literasi sosial berbasis lingkungan mampu menciptakan budaya sekolah yang lebih aman, inklusif, dan berorientasi pada pencegahan bullying.
Copyrights © 2025