Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MULTIMEDIA EDPUZZLE TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII Sihombing, Mitha Lestari; Sihombing, Dame Ifa; Sinaga, Rani Farida
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 3 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/de_journal.v4i3.1188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika berbasis multimedia Edpuzzle terhadap kepercayaan diri dan hasil belajar siswa kelas VIII pada materi statistika di SMP Negeri 18 Medan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe one-shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Medan T.A 2024/2025. Dengan teknik probability sampling, sampel penelitian yaitu kelas VIII-9 dan VIII-10. Instrumen yang digunakan adalah angket serta soal tes bentuk uraian yang telah dilakukan uji validasi instrumen. Analisis data dilakukan dengan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1)ada pengaruh signifikan pembelajaran matematika berbasis multimedia Edpuzzle terhadap kepercayaan diri siswa pada materi statistika (0,000<0,005), 2)ada pengaruh signifikan pembelajaran matematika berbasis multimedia Edpuzzle terhadap hasil belajar siswa pada materi statistika (0,000<0,05), 3)ada pengaruh signifikan kepercayaan diri terhadap hasil belajar siswa pada materi statistika (0,000<0,05), 4)tidak ada pengaruh signifikan pembelajaran matematika berbasis multimedia  Edpuzzle terhadap hasil belajar siswa melalui kepercayaan diri pada materi statistika (0,720>0,1782, hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara pembelajaran matematika berbasis multimedia Edpuzzle dengan hasil belajar.
Lingkungan sebagai Katalisator Literasi: Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa untuk Mencegah Bullying di Yayasan Pendidikan Perguruan Bersinar Manurung, Lastri Wahyuni; Pakpahan, Carolina; Simangunsong, Suriani; Sihombing, Mitha Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3551

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sosial siswa dalam upaya mencegah bullying melalui optimalisasi lingkungan sekolah sebagai katalisator pembelajaran. Rendahnya pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak bullying menjadi dasar pentingnya intervensi berbasis literasi yang mudah diakses dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Program dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan keterampilan sosial, pemanfaatan mading sebagai media literasi visual, pendampingan intensif, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Pelatihan diberikan kepada siswa dan guru melalui diskusi, role play, pemahaman konsep bullying, serta penguatan empati dan komunikasi positif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lingkungan sekolah—baik fisik maupun sosial—berperan signifikan sebagai katalisator peningkatan literasi sosial, karena mampu mempercepat pemahaman siswa mengenai perilaku bullying dan cara menghindarinya. Pemanfaatan mading terbukti efektif dalam membantu siswa mengenali bentuk-bentuk bullying yang sebelumnya tidak mereka sadari, seperti ejekan verbal, perilaku mengucilkan, dan tindakan agresif yang dianggap sebagai “candaan”. Selain itu, terjadi peningkatan perubahan perilaku siswa dalam berinteraksi, ditandai dengan munculnya kesadaran baru, peningkatan empati, dan kemampuan membedakan perilaku yang merugikan teman sebaya. Guru turut berperan dalam memperkuat keberlanjutan program dengan mengintegrasikan materi literasi sosial ke dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berhasil menunjukkan bahwa pendekatan literasi sosial berbasis lingkungan mampu menciptakan budaya sekolah yang lebih aman, inklusif, dan berorientasi pada pencegahan bullying.