Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi permasalahan serius yang sering dipicu oleh rendahnya kemampuan kontrol emosi dan lemahnya komunikasi dalam keluarga. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan edukasi bagi calon pasangan suami istri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman calon pengantin mengenai pentingnya kontrol emosi dan komunikasi keluarga sebagai langkah awal pencegahan konflik dan kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, ice breaking, dan permainan edukatif yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA). Peserta kegiatan berjumlah sekitar 15 pasangan calon pengantin. Evaluasi kegiatan dilakukan secara kualitatif melalui observasi terhadap kehadiran, perhatian, dan partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep KDRT, kontrol emosi, dan pentingnya komunikasi yang sehat dalam keluarga. Meskipun demikian, partisipasi aktif peserta dalam diskusi masih tergolong rendah, sehingga diperlukan pengembangan metode yang lebih partisipatif pada kegiatan selanjutnya. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif sebagai upaya preventif dalam membangun keluarga yang harmonis dan bebas dari kekerasan.
Copyrights © 2026