Makanan ultra olahan merupakan jenis makanan yang mengalami pengolahan yang melibatkan penambahan bahan bahan seperti pengawet, pewarna, pemanis buatan yang bertujuan untuk meningkatkan rasa, aroma, dan waktu simpan makanan/minuman. Hal tersebut dapat menimbulkan berbagai macam masalah bagi anak anak yang mengkonsumsinya dalam jumlah yang tinggi, masalah tersebut seperti kerusakan gigi, batuk, keracunan makanan, potensi diabetes pada anak anak, hinggal kerusakan pada ginjal. Sehingga diperlukan adanya edukasi lebih lanjut kepada anak anak untuk lebih dapat memilih makanan dan minuman yang aman dikonsumsi. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 2 Perumnas Way Kandis yang melibatkan 55 siswa. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi penyampaian informasi melalui media belajar dan video edukasi dan penilaian peningkatan pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest yang terdiri dari 10 butir soal. Analisis statistik menggunakan software SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Uji normalitas menggunakan Kolmogorov smirnov test untuk memastikan asumsi normalitas. Hasil uji menunjukkan bahwa data pre-test kelas 5A dan 5B memiliki nilai p = < 0,001 dan data post-test kelas 5A dan 5B memiliki nilai p = < 0,001 keduanya tidak terdistribusi normal (p > 0.05). Kemudian, analisis dilanjutkan dengan uji statistik non parametrik Uji Wilcoxon Signed-Rank Test (Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon) dengan nilai Z = -4,459 dan sig = < 0,001 yang menunjukan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pretes dan posttest.
Copyrights © 2026