Melalui eksperimen berbasis air, studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar ilmu pengetahuan di kalangan ank-anak usia 5 hingga 6 tahun tentang konsep benda terapung dan tenggelam. 23 siswa dari kelompok B1 di RA Masjid Al—Akbar Surabaya adalah subjek dari studi ini, yang menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Eksperimen sederhana dengan air dan barang-barang sehari-hari digunakan untuk menjalankan proses pembelajaran. Observasi langsung, dokumentasi aktivitas, dan pencatatan reaksi anak-anak selama proses adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Untuk melihat bagaimana pemahaman anak-anak berubah, data dianalisis secara deskriptif. Menurut peneliti, sebelum melakukan studi banyak anak yang tidak mampu memahami makna ilmiah dari mengapung dan tenggelam. Setelah menyelesaikan eksperimen kemapuan anak-anak untuk mengklafikasikan barang berdasarkan apakah mereka mengapung atau tenggelam dan memberikan penjelasan sederhana berdasarkan pengamatan mereka meningkatkan secara signifikan. Hasil ini menunjukkan seberapa baik pembelajaran melalui percobaan nyata mendukung kognisi anak-anak usia dini.
Copyrights © 2025