Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas integrasi teknik sosiodrama dalam layanan bimbingan kelompok sebagai upaya preventif dan korektif terhadap perilaku bullying di sekolah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis 11 artikel ilmiah yang relevan dari rentang tahun 2015–2025, yang diseleksi melalui model PRISMA. Hasil observasi menunjukkan bahwa bullying merupakan masalah krusial di sekolah dengan dampak multidimensi, dipengaruhi oleh faktor individu, keluarga, sosial, dan sekolah. Layanan bimbingan kelompok berperan penting sebagai media pembelajaran sosial, memungkinkan internalisasi nilai moral secara efektif. Teknik sosiodrama, sebagai intervensi inovatif yang melibatkan pementasan situasi sosial, terbukti mampu meningkatkan empati, keterampilan interpersonal, dan kesadaran siswa tentang dampak bullying. Implementasi sosiodrama melalui tahapan pembukaan, penyusunan skenario, pementasan, refleksi, dan penarikan makna, menciptakan proses belajar yang partisipatif dan mendalam. Studi ini menyimpulkan bahwa sosiodrama sangat efektif dalam menurunkan intensitas bullying serta membentuk nilai anti-kekerasan, menjadikannya strategi yang direkomendasikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif
Copyrights © 2025