Penelitian ini mengkaji pengaruh kecerdasan buatan (AI) dalam interpretasi teks keagamaan Islam serta penerapan etis dan teologisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi keunggulan dan keterbatasan AI dalam menerjemahkan dan menafsirkan teks agama serta memahami persepsi masyarakat Muslim terhadap penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah refleksi literatur dengan pendekatan kualitatif yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi penerjemahan, tetapi memiliki keterbatasan dalam menangkap konteks sejarah, budaya, dan teologis dari teks keagamaan. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai potensi distorsi makna serta pergeseran otoritas keagamaan dari ulama ke sistem berbasis teknologi. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan keterlibatan ahli agama dalam interpretasi teks suci guna menjaga keaslian dan kedalaman makna agama.
Copyrights © 2025