Pergaulan bebas merupakan persoalan sosial yang rentan dialami remaja akibat pengaruh lingkungan dan rendahnya pemahaman mengenai batasan pergaulan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan moral remaja melalui edukasi pencegahan pergaulan bebas berbasis nilai keagamaan. Program dilaksanakan di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Kepala Hilalang, Kabupaten Padang Pariaman, dengan melibatkan 30 peserta didik sebagai sasaran utama. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, simulasi peran (role play), dan bimbingan reflektif, disertai evaluasi deskriptif menggunakan kuesioner, observasi, serta umpan balik pihak sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 83% peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai bahaya pergaulan bebas, 80% menunjukkan perubahan sikap yang lebih waspada dalam pergaulan, dan 75% mampu mempraktikkan keterampilan menolak ajakan negatif secara asertif. Guru dan kepala sekolah memberikan tanggapan positif terhadap relevansi dan dampak kegiatan dalam mendukung pembinaan karakter peserta didik. Dengan demikian, edukasi pencegahan pergaulan bebas berbasis nilai keagamaan terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam memperkuat ketahanan moral dan sosial remaja serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Copyrights © 2025