Pertumbuhan penduduk Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, mencapai 281,6 juta jiwa pada tahun 2024. Kondisi ini menuntut penguatan program Keluarga Berencana (KB) untuk mengendalikan angka kelahiran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, rendahnya pemahaman wanita usia subur (WUS) mengenai metode kontrasepsi masih menjadi tantangan, termasuk adanya mitos serta informasi keliru yang beredar di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan WUS di Kampung Ciburial Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengenai jenis, manfaat, dan efek samping kontrasepsi agar mampu memilih metode yang tepat sesuai kebutuhan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab dengan media powerpoint dan leaflet. Kegiatan dilaksanakan pada 18 November 2025 dengan jumlah peserta 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta serta peningkatan pemahaman mengenai penggunaan kontrasepsi, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan terkait manfaat, kontraindikasi, dan efek samping kontrasepsi. Peserta mampu memahami pentingnya pemilihan kontrasepsi yang sesuai kondisi kesehatan untuk meminimalkan risiko efek samping. Kegiatan ini diharapkan menjadi dasar penguatan edukasi berkelanjutan guna mendukung peningkatan partisipasi WUS dalam program KB serta mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan terencana.
Copyrights © 2025