Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mendampingi anak yang mengalami kesulitan membaca serta mengkaji bentuk kolaborasi rumah dan sekolah dalam mendukung literasi membaca. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tiga guru kelas dan delapan orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan membaca oleh orang tua di rumah belum dilakukan secara konsisten akibat keterbatasan waktu, kelelahan, serta keterbatasan kemampuan orang tua dalam membimbing anak. Pendampingan umumnya dilakukan dengan cara sederhana dan disertai motivasi verbal, namun variasi media literasi di rumah masih terbatas. Kolaborasi rumah–sekolah telah terjalin melalui komunikasi informal, tetapi belum terstruktur secara optimal. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan kolaborasi dan pemberdayaan orang tua untuk mendukung literasi membaca sesuai prinsip Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026