Studi komparatif ini mengeksplorasi interpretasi leksikal mikro Surah Al-Insyirah dalam tiga tafsir Al-Qur'an modern: Tafsir Al-Maraghi, Khawatir Asy-Sya'rawi, dan Tafsir Al-Wasith karya Sayyid Thantawi. Meskipun ketiga penafsir ini memiliki visi yang sama yang menekankan relevansi sosial Al-Qur'an, mereka berbeda dalam pendekatan linguistik, spiritual, dan metodologis mereka. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan kerangka analitis komparatif, penelitian ini menyelidiki makna leksikal kunci, dan dimensi sosio-spiritual yang tertanam dalam Surah tersebut. Temuan menunjukkan bahwa Al-Maraghi menafsirkan Surah Al-Insyirah melalui lensa leksikal-linguistik yang bercirikan adab ijtima'i; Asy-Sya'rawi mengadopsi gaya retorika-sufistik yang berfokus pada pengalaman spiritual; sedangkan Thantawi menyajikan tafsir yang sistematis, komunikatif, dan moderat yang sesuai dengan audiens kontemporer. Keunikan penelitian ini terletak pada analisis perbandingan mikro-leksikal Surah Al-Insyirah, yang menyoroti variasi interpretasi leksikal di antara ketiga penafsir dan implikasinya terhadap hermeneutika sosial dan spiritual modern. Nilai tambah akademisnya terletak pada pengenalan pendekatan mikro-leksikal sebagai kerangka kerja inovatif untuk studi perbandingan Al-Qur'an, menawarkan model yang dapat diterapkan pada surah lain atau istilah kunci untuk memajukan penafsiran tematik-kritis dalam kajian kontemporer.
Copyrights © 2025