Artikel ini menganalisis strategi branding "Island Glow" yang menjadi kunci sukses fashion Bali dalam menembus pasar global. Pendekatan ini mengintegrasikan elemen budaya lokal seperti batik, tenun, dan motif alam Bali dengan inovasi modern, menciptakan narasi autentik yang membangun loyalitas konsumen internasional. Melalui digitalisasi seperti platform e-commerce, AR interaktif, dan konten media sosial, brand seperti Haluan Bali mencapai omzet Rp900 juta per bulan serta ekspansi ke Australia, Jepang, dan Belanda Selain itu, event seperti Kuta Fashion Week 2025 dengan tema "Runway to Paradise" serta dukungan pameran BRI memperkuat posisi Bali sebagai pusat brand lokal dunia, memfasilitasi koneksi dengan buyer global. Komitmen keberlanjutan melalui produksi zero-waste, bahan organik, dan pemberdayaan komunitas perempuan lokal—seperti pada Indigo Luna dan Flook The Label—menolak fast fashion serta menonjolkan transparansi sosial. Secara keseluruhan, strategi ini tidak hanya meningkatkan daya saing ekonomi, tapi juga mempromosikan identitas Bali yang berkelanjutan di panggung dunia.
Copyrights © 2026