Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perceived ease of use terhadap keputusan penggunaan jasa laboratorium analisis dan kalibrasi di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), serta menjelaskan peran moderasi kualitas informasi dan mediasi kepercayaan dalam hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk pengumpulan data melalui kuesioner kepada 70 responden yang dipilih secara purposive sampling, lalu dianalisis menggunakan SmartPLS 3. Hasil analisis menunjukkan bahwa perceived ease of use tidak cukup untuk memengaruhi keputusan penggunaan jasa laboratorium tanpa adanya mediasi kepercayaan pelanggan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa kualitas informasi tidak memoderasi terhadap keputusan penggunaan jasa laboratorium. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan memodifikasi Technology Acceptance Model (TAM) dalam konteks jasa laboratorium. Temuan studi ini diharapkan memberikan solusi bagi manajemen P3GI yang dapat diterapkan untuk meningkatkan strategi komunikasi informasi, memperkuat kepercayaan pengguna, dan menyempurnakan proses bisnis layanan laboratorium ke depannya.
Copyrights © 2025