Transformasi pendidikan di era digital menuntut guru untuk menguasai teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran. Namun, kenyataannya masih banyak guru yang mengalami keterbatasan dalam pemanfaatan TIK, khususnya di sekolah-sekolah non-metropolitan seperti SMAIT Ma’had Rabbani. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis TIK melalui supervisi akademik dengan In House Training (IHT). Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kepengawasan yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan 10 guru SMA IT Ma’had Rabbani Bengkulu Tengah. Data dikumpulkan melalui observasi, instrumen penilaian, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dari rata-rata nilai 73 (cukup) dengan persentase keberhasilan 50% pada Siklus I dan meningkat menjadi 88 (baik) dengan keberhasilan 100% pada Siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa supervisi akademik melalui IHT efektif meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan TIK untuk pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pelaksanaan IHT secara berkelanjutan untuk mendukung profesionalisme guru dan transformasi digital pendidikan.
Copyrights © 2025