Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kepemimpinan dan manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala PAUD, guru, dan tenaga pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala PAUD memegang peran strategis dalam membangun visi, kebijakan, dan budaya lembaga yang mendukung pendidikan inklusif. Kepemimpinan yang diterapkan bersifat partisipatif dan transformasional, serta berorientasi pada pembinaan profesional guru. Kepala PAUD menjalankan fungsi manajemen secara terpadu melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi yang berorientasi pada inklusi. Pendidikan inklusif diimplementasikan melalui integrasi program inklusi dalam rencana kerja lembaga, pembelajaran berdiferensiasi, kolaborasi dengan orang tua dan tenaga ahli, serta supervisi berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan, budaya lembaga yang terbuka, dan kerja sama tim, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan kompetensi guru, sarana prasarana, dan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan visioner dan manajemen yang sistematis merupakan kunci utama dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusif di PAUD. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelola PAUD dan pemangku kebijakan dalam memperkuat layanan PAUD inklusif.
Copyrights © 2025