Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki teori manajemen risiko dalam konteks pengambilan keputusan serta penerapannya di lingkungan sekolah. Metodologi yang digunakan melibatkan studi berbagai sumber dan analisis data sekunder yang berkaitan dengan keputusan strategis. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan yang berfokus pada risiko mampu memperbaiki kualitas keputusan dengan cara mengidentifikasi risiko lebih awal, menilai kemungkinan dan dampak dari risiko tersebut, serta menyiapkan strategi untuk meminimalkan dampaknya. Lebih dari itu, penggunaan alat seperti matriks risiko dan perangkat lunak manajemen risiko telah terbukti membantu mempercepat keputusan yang berdasarkan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teori manajemen risiko tidak hanya mendukung keberhasilan proyek, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional di sekolah. Bahkan dalam keadaan sulit, kepala sekolah dapat membuat keputusan yang lebih cepat dan tepat dengan memahami ancaman dan peluang yang ada. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya komunikasi yang baik dalam tim. Setiap anggota staf atau guru berpartisipasi dalam memberikan umpan balik yang dapat meningkatkan evaluasi risiko secara kolektif. Dengan menerapkan teori manajemen risiko dalam proses pengambilan keputusan, sekolah dapat meningkatkan tingkat keberhasilannya dengan meminimalkan risiko kegagalan dan menyempurnakan efisiensi kerja yang lebih terorganisir. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan panduan praktis bagi kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pengelolaan risiko yang lebih efektif di tengah situasi yang semakin kompleks dan tidak terduga. Metode ini dapat membantu kepala sekolah merencanakan taktik yang lebih adaptif dan kokoh untuk menangani berbagai persoalan yang mungkin timbul.
Copyrights © 2025