Penelitian ini dilaksanakan di Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang mulai tanggal 10 April sampai 8 Juni 2025. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat keberdayaan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rahayu terhadap inovasi pembuatan garlic butter; (2) menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, peran penyuluh, dan intensitas penyuluhan terhadap tingkat keberdayaan; serta (3) mengetahui efektivitas penyuluhan dan efektivitas perubahan perilaku anggota setelah dilakukan penyuluhan. Tingkat keberdayaan dianalisis melalui empat aspek, yaitu kemampuan mengakses informasi, mengambil keputusan, berusaha, dan menjalin hubungan/kerja sama. Data dikumpulkan dari 40 responden melalui wawancara, kuesioner, dan observasi. Penelitian ini menggunaan dua analisis statistik yaitu deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberdayaan anggota KWT berada dalam kategori “Berdaya” dengan persentase sebesar 74,62%. Hasil uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan tidak memiliki pengaruh yang signifikan, sedangkan variabel pengalaman berusahatani, peran penyuluh, dan intensitas penyuluhan memiliki pengaruh sangat signifikan terhadap tingkat keberdayaan. Sementara itu, hasil efektivitas penyuluhan menunjukkan peningkatan skor dari aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan sebesar 75,22% yang termasuk dalam kategori “Efektif” sedangkan efektivitas perubahan perilaku sebesar 50,86% yang dikategorikan “Cukup Efektif”.
Copyrights © 2025