Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Pemanfaatan Media Pop-Up sebagai intervensi dalam meningkatkan Keterampilan Komunikasi Anak TK B. Keterampilan komunikasi merupakan aspek fundamental yang sangat krusial, mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan akademik anak pada rentang usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest dan melibatkan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan menggunakan Media Pop-Up sebagai stimulus visual tiga dimensi dan interaktif, sementara kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data observasi komparatif dianalisis untuk membandingkan peningkatan capaian keterampilan komunikasi, yang meliputi keterampilan Berbicara, Mendengarkan, dan Berinteraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Media Pop-Up efektif secara signifikan. Peningkatan tertinggi dicapai pada sub-indikator Keterampilan Berbicara (mencapai 34.38%), menunjukkan bahwa media interaktif ini berhasil mengatasi hambatan keberanian dan kelancaran anak dalam menyampaikan ide. Peningkatan yang juga signifikan terjadi pada Keterampilan Mendengarkan (31.25%) dan Keterampilan Berinteraksi (18.75%), menegaskan dampak positif media pop-up pada aspek reseptif dan sosial komunikasi. Selain itu, media ini mendorong perubahan positif pada Peran Guru dalam Memfasilitasi Pembelajaran (46.87%). Disimpulkan bahwa Media Pop-Up merupakan intervensi inovatif yang unggul dan terukur untuk meningkatkan keterampilan komunikasi holistik anak TK B, sekaligus memberikan bukti empiris atas novelty penelitian.
Copyrights © 2025