Dia Eka Wati
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGENALAN ETNOMATEMATIKA MELALUI SEMPOA PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Dia Eka Wati; Ervin Nurul Affrida
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan sempoa geometri sebagai media pembelajaran etnomatematika untuk anak tunagrahita ringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan sempoa geometri terhadap kemampuan berhitung penjumlahan pada anak tunagrahita ringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sempoa geometri meningkatkan kemampuan berhitung penjumlahan pada anak tunagrahita ringan. Etnomatematika, sebagai pendekatan yang berfokus pada penggunaan konsep matematika dalam konteks budaya dan lingkungan, dapat membantu meningkatkan kemampuan berhitung pada anak tunagrahita ringan yang memiliki kelemahan dalam berhitung. Kata Kunci: Etnomatematika, Disabilitas, Geometri.
PEMANFAATAN MEDIA POP UP DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK TK B Aisyah; Jahju Hartanti; Mudhar; Magfirotul Latifah; Mutiara Adhany Widodo; Naila Fadhila; Merry WidyaNingrum; Dia Eka Wati
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Pemanfaatan Media Pop-Up sebagai intervensi dalam meningkatkan Keterampilan Komunikasi Anak TK B. Keterampilan komunikasi merupakan aspek fundamental yang sangat krusial, mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan akademik anak pada rentang usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest dan melibatkan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan menggunakan Media Pop-Up sebagai stimulus visual tiga dimensi dan interaktif, sementara kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data observasi komparatif dianalisis untuk membandingkan peningkatan capaian keterampilan komunikasi, yang meliputi keterampilan Berbicara, Mendengarkan, dan Berinteraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Media Pop-Up efektif secara signifikan. Peningkatan tertinggi dicapai pada sub-indikator Keterampilan Berbicara (mencapai 34.38%), menunjukkan bahwa media interaktif ini berhasil mengatasi hambatan keberanian dan kelancaran anak dalam menyampaikan ide. Peningkatan yang juga signifikan terjadi pada Keterampilan Mendengarkan (31.25%) dan Keterampilan Berinteraksi (18.75%), menegaskan dampak positif media pop-up pada aspek reseptif dan sosial komunikasi. Selain itu, media ini mendorong perubahan positif pada Peran Guru dalam Memfasilitasi Pembelajaran (46.87%). Disimpulkan bahwa Media Pop-Up merupakan intervensi inovatif yang unggul dan terukur untuk meningkatkan keterampilan komunikasi holistik anak TK B, sekaligus memberikan bukti empiris atas novelty penelitian.
PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI PADA ANAK TK B Isabella Hasiana; Aisyah; Cindy Asli Pravesti; Elisabeth Christiana; Aprilia Kusumasari; Safina Nurma Aprilia; Dia Eka Wati; Novi Ana Retno Wulan
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi pada anak TK B. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pembelajaran anak usia dini adalah masih dominannya metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga anak kurang terlibat aktif dalam proses berpikir dan berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus di salah satu Taman Kanak-Kanak dengan subjek sebanyak delapan belas anak. Data diperoleh melalui observasi terhadap aktivitas anak, peran guru, keterlibatan dalam diskusi, efektivitas kegiatan, dan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari rata-rata pretest ke posttest pada seluruh indikator, dengan peningkatan tertinggi pada peran guru (46,87%) dan keterlibatan anak dalam komunikasi (34,38%). Secara keseluruhan, rata-rata peningkatan capaian mencapai 27,1%, yang menunjukkan bahwa deep learning efektif dalam mendorong anak berpikir lebih mendalam, aktif berkomunikasi, dan terlibat reflektif dalam pembelajaran. Kesimpulannya, penerapan pendekatan deep learning dapat memperkuat kualitas pembelajaran di PAUD dengan menciptakan proses belajar yang bermakna, eksploratif, dan berpusat pada anak.
MEDIA POP-UP SEBAGAI SARANA MENINGKATKAN INTERAKSI DAN KOMUNIKASI ANAK TK Aisyah; Mudhar; Latifah, Magfirotul; Hartanti, Jahju; Hasiana, Isabella; Dia Eka Wati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40728

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of pop-up media in improving interaction and communication skills of kindergarten B students. The problem underlying this research is the low level of children’s verbal interaction and communication skills during classroom learning activities. This study employed a quantitative experimental method using a pretest–posttest control group design. The participants were 16 kindergarten students divided into an experimental group and a control group. The experimental group was taught using pop-up media, while the control group received conventional instruction. Data were collected through observation sheets and performance tests, and were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results showed that the significance values were 0.012 and 0.011, which are lower than 0.05, indicating a significant difference between pretest and posttest scores. These findings demonstrate that the use of pop-up media has a significant positive effect on improving children’s interaction and communication skills. Therefore, pop-up media can be considered an effective and engaging learning medium to support language and communication development in early childhood education.