Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mendorong pergeseran paradigma pendidikan menuju model pembelajaran yang lebih adaptif, berbasis data, dan berpusat pada peserta didik. Transformasi ini menuntut restrukturisasi strategi pembelajaran agar selaras dengan tuntutan kompetensi abad ke-21, yang mencakup keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur pengaruh penerapan digitalisasi dan AI terhadap penguatan kompetensi abad ke-21 di kalangan pendidik dan peserta didik di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif–kausal, dengan penyebaran kuesioner kepada 112 responden, dianalisis melalui model Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM–PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi abad ke-21 dengan nilai koefisien jalur 0,574 (p < 0,05), sedangkan AI memberikan pengaruh lebih dominan dengan koefisien 0,732 (p < 0,05). Nilai R-square sebesar 0,68 mengindikasikan bahwa kedua variabel menjelaskan 68% variasi terhadap peningkatan kompetensi abad ke-21. Temuan ini mempertegas posisi AI dan digitalisasi bukan semata alat bantu pedagogis, melainkan instrumen strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran yang cerdas, berkelanjutan, dan berorientasi pada transformasi sumber daya manusia menuju Society 5.0.
Copyrights © 2025