Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran PJOK Berbasis Powtoon dengan Bercirikan Mini Project di Sekolah Dasar Setiyoningrum, Vitri Ayu; Harwanto; Rufi'i
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i2.4337

Abstract

Penelitian pengembangan media pembelajaran PJOK berbasis powtoon dengan bercirikan mini project ini didasari dari hasil observasi terkait dengan karakteristik siswa dalam pada saat mengikuti kegiatan belajar. Fokus dari penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajaran PJOK Sekolah Dasar kelas IV pada materi gerak lokomotor dengan menggunakan powtoon yang bercirikan mini project. Desain menggunakan model Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE). Pelaksanaan penelitian ini di SDN 007 Waru Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur kelas IV dengan jumlah siswa 12 yang dipilih secara acak. Uji validitas dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli desain. Sedangkan uji coba dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan dari produk yang dikembangkan. Selanjutnya, instrumen penelitian menggunakan angket terdiri dari angket uji validitas ahli media, ahli materi, dan ahli desain. Data dari angket dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil pengembangan produk penelitian diketahui penilaian validasi ahli keseluruhan memberikan penilaian bahwa produk yang dikembangkan layak digunakan dengan nilai oprasional tiap validator yaitu 3,75. Hasil uji coba penilaian pendidik diketahui produk media pembelajaran berbasis powtoon denga bercirikan mini project pada pembelajaran gerak lokomotor diketahui nilai kelayakan sebesar 3,70 dengan kriteria Layak Digunakan. Nilai uji tiap siswa 3.5 dengan kriteria Baik. Nilai rata-rata uji operasional tiap siswa tersebut jika dimaukkan pada interval kelayakan maka masuk pada kriteria Baik. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu produk yang dikembangkan Layak digunakan tanpa revisi dan dapat dimanfaatkan oleh guru di sekolah.
Penggunaan ANATES 4.0.9 dalam menguji kelayakan soal pilihan ganda sumatif matematika Karindi, Dito Risky; Rufi'i
LINEAR: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguran IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/2zg4f753

Abstract

Guru harus mampu mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan penilaian dengan benar, serta menggunakan hasil penilaian sesuai dengan keperluan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kelayakan soal sumatif matematika pilihan ganda materi fungsi komposisi dan invers fungsi berbasis HOTS dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 72 siswa kelas XI dari salah satu SMA Negeri di Kota Surabaya menjadi subjek penelitian ini pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda dengan 25 soal. Data dianalisis dengan software ANATES 4.0.9. Hasil penelitian terkait butir soal yaitu sebanyak 56% valid dan 44% tidak valid; reliabilitas tes mencapai 0,71, yang memiliki kategori tinggi; 16% soal memiliki daya pembeda sangat bagus, 48% bagus, 24% cukup bagus, dan 12% buruk; 68% soal memiliki tingkat kesukaran sedang, 20% mudah, dan 12% sangat mudah. Hasil penelitian menyatakan bahwa 40% memiliki kualitas soal yang sangat baik, sehingga layak digunakan pada tes sumatif yang akan datang atau dimasukkan ke dalam bank soal. Sementara 60% harus dievaluasi terlebih dahulu oleh peneliti. Ini akan membuat pengembangan bank soal lebih baik dan akan dapat digunakan untuk melakukan berbagai evaluasi pembelajaran.
Design of an Internet of Things (IoT) based Early Fire Prevention System Due to LPG Gas Leakage Using NodeMCU ESP8266 Module Atmiasri; Rufi'i; Habib Maulana
BEST Vol 6 No 1 (2024): BEST
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/best.vol6.no1.8787

Abstract

Gas is a molecule that is unbound, shapeless, invisible, and can transform into liquid or solid forms. Liquified Petroleum Gas (LPG) has become a part of people's lives, especially in cooking, and there are many benefits to using LPG. However, there are dangers posed by leaks of LPG gas that can lead to house fires. Improper installation of regulators is one such risk. Preventive measures against fire hazards caused by leaks can be anticipated by using the design and construction of an Early Warning System for LPG Gas Leaks based on the Internet of Things (IoT) using the Blynk application with the NodeMCU ESP8266 module. This device is equipped with an MQ-2 sensor, a relay, a 12V DC fan, and the Internet of Things. The system works as follows: when the MQ-2 sensor detects the presence of LPG gas, the relay turns on the fan, which will remove the gas from the vicinity of the open flame on the stove. The system can be monitored through the Blynk IOT application, which also provides notifications
Development of problem-based learning digital teaching materials using heyzine flipbooks for the matrix topic Karindi, Dito Risky; Rufi'i; Rachmadtullah, Reza
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/absis.v8i2.3219

Abstract

The problem addressed in this study is the persistence of teacher-centered learning and the limited innovation in developing digital teaching materials, which has resulted in students’ low comprehension of mathematical concepts. This study aimed to develop digital teaching materials in the form of Heyzine Flipbooks using the Problem-Based Learning (PBL) model on the topic of matrices to improve students’ conceptual understanding, while also meeting the criteria of feasibility and practicality. The research employed the ADDIE development model. Expert validators consisted of media experts, material experts, and design experts, while user trials involved mathematics teachers and Grade XI students at SMAN 8 Surabaya. Data were collected through expert validation sheets, as well as teacher and student response questionnaires. The results showed that media experts gave an average validation score of 3.98, material experts 3.98, and design experts 3.50, all categorized as very feasible. In addition, practicality scores were 3.96 from teacher responses and 3.86 from student responses, both categorized as very practical. These findings indicate that the developed teaching materials are feasible and practical to enhance students’ conceptual understanding of mathematics.
EVALUASI PEMBELAJARAN DIGITAL: STUDI EMPIRIS TERHADAP ADAPTASI GURU DAN SISWA DI ERA AI DAN BIG DATA Rufi'i; Sabariah; Adi Bandono
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya melalui kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Big Data, telah membawa perubahan mendasar dalam lanskap pendidikan global. Pembelajaran digital kini tidak lagi sekadar dipandang sebagai proses alih media, melainkan menjadi sebuah ekosistem dinamis berbasis analitik data yang menuntut kemampuan adaptif dari guru dan siswa dalam merespons tantangan teknologi. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat adaptasi kedua kelompok tersebut dalam menggunakan pembelajaran digital berbasis AI dan Big Data serta mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi efektivitas adaptasi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif–kausal dengan melibatkan 120 responden, terdiri atas 60 guru dan 60 siswa dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang memuat lima konstruk, yaitu kesiapan digital, literasi teknologi, sikap terhadap AI, kemampuan analisis data, dan efektivitas pembelajaran digital. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM–PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan digital (β = 0,602, p < 0,05) serta sikap positif terhadap AI (β = 0,568, p < 0,05) memberikan pengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran digital, dengan nilai R-square sebesar 0,70. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan kognitif dan afektif pengguna menjadi faktor penentu keberhasilan integrasi teknologi, sehingga penguatan literasi digital dan pelatihan berbasis AI menjadi kebutuhan penting pada era transformasi digital.
PENGUATAN MANAJEMEN PELATIHAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI ERA ARTICIAL INTELLIGENCE Sabariah; Rufi'i; Adi Bandono
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah menghasilkan perubahan signifikan dalam ekosistem pendidikan global dan berdampak langsung pada pola manajemen pelatihan guru di berbagai tingkat. Dalam situasi tersebut, institusi pendidikan dituntut untuk merancang model pelatihan yang lebih responsif, sistematis, dan berorientasi pada pemanfaatan teknologi digital agar sejalan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini berupaya mengkaji strategi optimalisasi manajemen pelatihan digital yang diarahkan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru melalui integrasi kapabilitas AI. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis literatur, telaah dokumen kebijakan, serta peninjauan praktik pelatihan berbasis Learning Management System (LMS) yang terintegrasi AI dan telah digunakan dalam konteks pendidikan di Indonesia. Hasil kajian mengungkapkan bahwa keberhasilan implementasi pelatihan digital dipengaruhi oleh kualitas perencanaan manajerial, kesiapan infrastruktur teknologi, kemampuan lembaga dalam mengelola perubahan, serta budaya inovasi dalam organisasi. AI memainkan peran kunci dalam menyediakan pembelajaran yang terdiferensiasi, memetakan kebutuhan pengembangan kompetensi guru secara real time, serta menghasilkan evaluasi yang lebih akurat dan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan manajemen pelatihan digital berbasis AI merupakan langkah strategis untuk membangun kapasitas guru yang adaptif, reflektif, dan inovatif dalam menghadapi perkembangan teknologi di era pendidikan modern. Kata kunci: Pengelolaan Pelatihan Digital; Kompetensi Profesional Guru; Artificial Intelligence; Transformasi Pendidikan; Inovasi Pelatihan Guru; Learning Management System; Personalisasi Pembelajaran Berbasis AI.
INTEGRASI KECERDASAN BUATAN DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN UNTUK TRANSFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL Sabariah; Rufi'i; Adi Bandono
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam manajemen pendidikan dan pelatihan telah menjadi pendorong utama transformasi sistem pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif terhadap dinamika era digital. Penelitian ini bertujuan menelaah secara komprehensif praktik, strategi, serta implikasi penerapan AI dalam mendukung tata kelola pendidikan dan pelatihan di berbagai lembaga di Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen untuk memperoleh pemahaman kontekstual atas proses integrasi teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi manajerial, optimalisasi perencanaan pembelajaran, personalisasi pengalaman belajar, serta penguatan pengambilan keputusan berbasis data. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti kesenjangan literasi digital tenaga pendidik, keterbatasan infrastruktur, resistensi terhadap perubahan, serta kebutuhan penguatan regulasi etis dalam implementasi AI. Temuan tersebut menegaskan bahwa integrasi AI yang dirancang secara humanis, inklusif, dan berorientasi etika mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan masa depan. Dengan demikian, AI berpotensi menjadi fondasi strategis dalam mendorong transformasi pendidikan dan pelatihan menuju pengembangan SDM yang kompetitif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan global.
DIGITALISASI DAN KECERDASAN BUATAN SEBAGAI PARADIGMA BARU STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM PENGUATAN KOMPETENSI ABAD KE-21 Adi Bandono; Sabariah; Rufi'i
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mendorong pergeseran paradigma pendidikan menuju model pembelajaran yang lebih adaptif, berbasis data, dan berpusat pada peserta didik. Transformasi ini menuntut restrukturisasi strategi pembelajaran agar selaras dengan tuntutan kompetensi abad ke-21, yang mencakup keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur pengaruh penerapan digitalisasi dan AI terhadap penguatan kompetensi abad ke-21 di kalangan pendidik dan peserta didik di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif–kausal, dengan penyebaran kuesioner kepada 112 responden, dianalisis melalui model Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM–PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi abad ke-21 dengan nilai koefisien jalur 0,574 (p < 0,05), sedangkan AI memberikan pengaruh lebih dominan dengan koefisien 0,732 (p < 0,05). Nilai R-square sebesar 0,68 mengindikasikan bahwa kedua variabel menjelaskan 68% variasi terhadap peningkatan kompetensi abad ke-21. Temuan ini mempertegas posisi AI dan digitalisasi bukan semata alat bantu pedagogis, melainkan instrumen strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran yang cerdas, berkelanjutan, dan berorientasi pada transformasi sumber daya manusia menuju Society 5.0.
Development of a Padlet-Based Interactive Digital Comic to Enhance Learning Outcomes and Appeal of Science for Elementary School Students Anugraha, Krisna Murti; Rufi'i; Sitompul , Nurmida Catherine
International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Vol. 5 No. 01 (2026): Article in Press - International Journal of Learning Reformation in Elementary
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.ijlree.001510

Abstract

In elementary science education, traditional didactic approaches frequently lead to low learning outcomes and disengaged students. By creating and examining the effectiveness of an interactive digital comic based on Padlet to improve student learning outcomes and subject appeal, this study filled this knowledge gap. With a perfect Scale Content Validity Index (S-CVI/Ave) of 1.00, the product achieved a Highly Valid classification across content, media, and instructional design after undergoing rigorous expert validation using the Dick and Carey model. Its high acceptance (OMS = 0.46) was further validated by a small group feasibility evaluation. Twenty-four fourth-graders participated in a one-group pretest-posttest design to evaluate the comic's efficacy. The mean learning score increased dramatically from 56.16 on the pretest to 97.92 on the posttest, according to the results. This improvement was statistically significant (t = 10.24; p < .001), indicating that the comic promoted almost flawless subject mastery. In summary, it has been established that the interactive digital comic is a very legitimate, practical, and successful teaching tool for improving science education and boosting student interest in elementary school.