ABSTRACT Traditional food is an important part of Indonesian society and culture, reflecting social and cultural values as well as cultural identity. However, modernization and lifestyle changes, including the increasing consumption of fast food, have led to a decline in societal interest in traditional food, despite its symbolic significance for national cultural identity. This study aims to examine the role of traditional food in the formation of cultural identity. The study employed a systematic review method following the PRISMA 2020 model. Data were collected through the Google Scholar database using the keywords “traditional food” and “cultural identity.” Of the 30 articles identified, only six met the inclusion criteria for analysis. The data were analyzed using thematic analysis. The findings indicate that traditional food plays an important role as a symbol of cultural identity and as a means of preserving national values in the era of globalization. The findings of this study are expected to contribute information, references, and evaluative insights regarding the role of traditional food in the development of local cultural studies. ABSTRAK Makanan tradisional merupakan bagian penting dari kehidupan dan budaya masyarakat Indonesia yang mencerminkan nilai serta identitas sosial-budaya. Namun, modernisasi dan perubahan gaya hidup, termasuk meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, menyebabkan menurunnya minat masyarakat terhadap makanan tradisional, meskipun makanan tersebut memiliki makna simbolis bagi jati diri budaya bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran makanan tradisional dalam pembentukan identitas budaya. Metode yang digunakan yaitu metode systematic review dengan model PRISMA 2020. Data dikumpulkan melalui database Google Scholar. Pencarian data menggunakan kata kunci “makanan tradisional” dan “identitas budaya”. Dari 30 artikel yang ditemukan hanya 6 artikel yang memenuhi kriteria ke tahap analisis. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan tradisional memiliki peranan penting sebagai simbol identitas budaya serta sarana dalam melestarikan nilai-nilai bangsa di tengah era globalisasi saat ini. Temuan hasil ini diharapkan dapat memberikan informasi, referensi, dan evaluasi mengenai peran makanan tradisional bagi pengembangan kajian budaya lokal.
Copyrights © 2026