Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tradisi ritual rajah seumapa (balek kunyet) sebagai pengobatan tradisional pada Masyarakat Ie Buboh Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dilakukan tidak terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara, kemudian menggunakan observasi dilakukan dengan cara anecdotal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 pawang rajah seumapa, keuchik dan juga 11 masyarakat umum yang ada di Desa Ie Buboh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rajah seumapa merupakan suatu cara pengobatan tradisional dan merupakan peninggalan budaya dari nenek moyang yang harus dilestarikan, rajah seumapa bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dan hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang memiliki keahlian khusus dalam menyembuhkan penyakit seumapa. Gejala dari seumapa adalah sakit kepala, badan terasa panas dan lemas, sakit perut. Ada juga sebagian yang merasakan gejala seumapa sama seperti gejala sakit arwah yang menyapanya di masa hidup. Bahan yang digunakan adalah kunyit dan kapur disertakan pembacaan surah Al-Qur’an dan mantra pada bahan tersebut. Masyarakat Ie Buboh masih melakukan ritual rajah seumapa meskipun pengobatan modern telah ada. Masyarakat juga percaya jika penyakit seumapa hanya bisa disembuhkan dengan ritual rajah seumapa.
Copyrights © 2025