Desa Paya Gaboh di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, memiliki potensi alam berupa tanaman kelapa yang tumbuh subur di pekarangan warga. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya oleh ibu rumah tangga yang berperan penting dalam pengelolaan pangan keluarga. Selama ini, masyarakat masih bergantung pada minyak goreng kelapa sawit dari luar daerah yang harganya tidak stabil dan pasokannya sering terganggu. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi sumber daya lokal dengan keterampilan masyarakat dalam mengolahnya. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Malikussaleh berupaya menjembatani kebutuhan tersebut dengan memberikan pelatihan pembuatan minyak kelapa sebagai solusi yang sederhana namun berdampak. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah kelapa menjadi minyak goreng sehat, mendorong kemandirian pangan rumah tangga, serta membuka peluang usaha mikro berbasis pengolahan hasil pertanian lokal. Bentuk pelatihan yang diberikan meliputi: (1) pelatihan teknis pembuatan minyak kelapa secara tradisional dan higienis, (2) penyuluhan tentang manfaat gizi minyak kelapa dan pola konsumsi sehat, (3) pengenalan kewirausahaan rumah tangga, serta (4) pendampingan dan evaluasi hasil pelatihan. Dengan pendekatan ini, kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, memperkuat ketahanan pangan, serta memberdayakan perempuan desa sebagai pelaku pembangunan berbasis potensi lokal. Luaran yang ditargetkan meliputi: (1) laporan pengabdian, (2) publikasi jurnal pengabdian nasional bereputasi, (3) berita di media massa, (4) perjanjian kerja sama dengan mitra desa, dan (5) pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Selain itu, diharapkan terbentuk unit usaha kopi yang dikelola pemuda secara mandiri. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, terutama pada aspek pendidikan berkualitas dan pekerjaan layak
Copyrights © 2026