Lingkungan belajar yang bersih dan tertib menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan produktif. Namun, masih banyak sekolah yang belum memiliki budaya kerja yang terstruktur dalam menjaga kebersihan dan keteraturan. Program pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan dan menguatkan budaya 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) di Sekolah Menengah Kejuruan X Pahang, Kuantan. Metode kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi dan pelatihan 5S, implementasi lapangan, serta monitoring dan evaluasi.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebersihan lingkungan sekolah sebesar 65% berdasarkan hasil observasi sebelum dan sesudah program, serta peningkatan partisipasi aktif warga sekolah hingga 80% dalam kegiatan rutin 5S. Selain itu, kesadaran siswa dan guru terhadap pentingnya kedisiplinan meningkat signifikan, yang terlihat dari konsistensi penerapan jadwal kebersihan dan keteraturan ruang kelas. Program ini juga membangun partisipasi aktif seluruh warga sekolah dan memperkuat rasa tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan belajar. Kendala yang dihadapi berupa kurangnya konsistensi awal dalam penerapan 5S, namun dapat diatasi melalui evaluasi dan pendampingan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi awal terbentuknya budaya kerja bersih dan tertib yang berkelanjutan di lingkungan SMK X Pahang, Kuantan.
Copyrights © 2026