Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Budaya 5S di SMK X Pahang, Kuantan Untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah Bersih dan Tertib Kusrini, Elisa; Soewardi, Hartomo; A.P, Rezki Amelia Aminuddin.; Basumerda, Chancard; A.P., Rezki Amelia Aminuddin; Ardiansyah, Lalu Muhammad Davin; Rana, Zahid Anugrah Muzaffar
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss1.art6

Abstract

Lingkungan belajar yang bersih dan tertib menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan produktif. Namun, masih banyak sekolah yang belum memiliki budaya kerja yang terstruktur dalam menjaga kebersihan dan keteraturan. Program pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan dan menguatkan budaya 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) di Sekolah Menengah Kejuruan X Pahang, Kuantan. Metode kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi dan pelatihan 5S, implementasi lapangan, serta monitoring dan evaluasi.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebersihan lingkungan sekolah sebesar 65% berdasarkan hasil observasi sebelum dan sesudah program, serta peningkatan partisipasi aktif warga sekolah hingga 80% dalam kegiatan rutin 5S. Selain itu, kesadaran siswa dan guru terhadap pentingnya kedisiplinan meningkat signifikan, yang terlihat dari konsistensi penerapan jadwal kebersihan dan keteraturan ruang kelas. Program ini juga membangun partisipasi aktif seluruh warga sekolah dan memperkuat rasa tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan belajar. Kendala yang dihadapi berupa kurangnya konsistensi awal dalam penerapan 5S, namun dapat diatasi melalui evaluasi dan pendampingan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi awal terbentuknya budaya kerja bersih dan tertib yang berkelanjutan di lingkungan SMK X Pahang, Kuantan.
Manajemen Risiko Kegagalan Vendor pada Tender Pengadaan Material Menggunakan Metode House of Risk: Studi Kasus: PT XYZ Rana, Zahid Anugrah Muzaffar
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i3.1645

Abstract

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran krusial, namun PT XYZ menghadapi inefisiensi pengadaan akibat tingginya tingkat kegagalan vendor. Sepanjang tahun 2024, tercatat 20 insiden kegagalan kualifikasi yang memicu tender ulang dan mengganggu kelancaran operasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kejadian risiko (risk event) dan agen penyebab risiko (risk agent) serta merumuskan strategi mitigasi yang presisi. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan mengintegrasikan kerangka kerja House of Risk (HOR). Pengumpulan data melibatkan kuesioner dan validasi pakar pengadaan perusahaan. Hasil HOR Fase 1 mengidentifikasi 14 kejadian risiko dan 18 agen risiko. Berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) dan prinsip Pareto, dua akar penyebab utama adalah ketiadaan pengecekan ulang kelengkapan dokumen (A7) dan tidak adanya pemantauan masa berlaku dokumen kualifikasi (A6). Selanjutnya, HOR Fase 2 merumuskan lima usulan mitigasi preventif. Berdasarkan evaluasi rasio Effectiveness to Difficulty, rekomendasi prioritas utama bagi manajemen adalah penerapan sistem dual checking sebelum dokumen diunggah, didukung pemasangan notifikasi pengingat otomatis. Berdasarkan hasil diskusi dan validasi pakar, implementasi strategi mitigasi yang diusulkan diproyeksikan mampu menurunkan total potensi risiko sebesar 30% dari kondisi eksisting. Kesimpulannya, pengintegrasian validasi administratif berlapis dan digitalisasi kontrol dokumen terbukti krusial untuk mereduksi angka kegagalan kualifikasi, mencegah pemborosan akibat re-tender, dan menjamin keandalan sistem rantai pasok.