Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis perencanaan penggunaan dana BOS untuk peningkatan sarana dan prasarana, (2) mengevaluasi implementasi dana BOS untuk peningkatan sarana dan prasarana, dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pengelolaan dana BOS di SD Muhammadiyah Plus Semarang. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, bendahara BOS, guru, dan staf administrasi, serta analisis dokumen laporan keuangan dan inventarisasi sarana prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS di SD Muhammadiyah Plus Semarang sangat efektif, didukung oleh proses perencanaan yang komprehensif dan partisipatif, melibatkan identifikasi kebutuhan mendesak, penyusunan prioritas berdasarkan urgensi pembelajaran, serta alokasi anggaran yang transparan dan akuntabel. Implementasi dana BOS mencakup pembelian peralatan penunjang, perbaikan infrastruktur, dan pengadaan media edukasi inovatif, yang berhasil dilaksanakan melalui strategi manajemen terencana, pemanfaatan teknologi digital, serta pemantauan dan evaluasi rutin. Efektivitas ini dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, partisipasi aktif komite sekolah dan masyarakat, transparansi pelaporan keuangan, komunikasi efektif, sistem penjaminan mutu internal, kesesuaian perencanaan dengan kebutuhan sekolah, adaptasi terhadap kebijakan, literasi manajemen, dan pengembangan profesional berkelanjutan tenaga kependidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SD Muhammadiyah Plus Semarang telah berhasil memanfaatkan dana BOS secara optimal untuk meningkatkan sarana dan prasarana, sehingga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Model pengelolaan yang diterapkan dapat menjadi rujukan bagi institusi pendidikan lain.
Copyrights © 2025