Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi negosiasi dan manajemen krisis dalam komunikasi bisnis melalui studi kasus kampanye iklan #RoamingAsyik yang dilakukan oleh PT Indosat Tbk. Iklan tersebut menimbulkan kontroversi pada tahun 2015 karena dianggap melecehkan identitas warga Bekasi, sehingga memicu krisis reputasi dan penolakan publik. Penelitian menggunakan metode studi literatur dan analisis studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel ilmiah, laporan media, dan teori komunikasi krisis serta negosiasi bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indosat menggunakan strategi komunikasi krisis berbasis klarifikasi publik dan negosiasi relasional dengan pihak terkait untuk meredakan ketegangan. Melalui strategi komunikasi digital yang cepat dan terbuka, Indosat berhasil mengendalikan situasi dan memulihkan citra perusahaan. Kesimpulannya, efektivitas komunikasi krisis di era digital sangat bergantung pada kecepatan respons, empati, dan kemampuan organisasi membangun dialog dua arah dengan publik. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesiapan organisasi menghadapi krisis melalui strategi komunikasi dan negosiasi yang terencana.
Copyrights © 2025