Holistik Jurnal Kesehatan
Vol. 19 No. 10 (2025): Volume 19 Nomor 10

Efektivitas terapi musik dan posisi sujud terhadap pengurangan serangan nyeri kepala pada wanita menopause hipertensi

Yanti, Yulidar (Unknown)
Sriwenda, Djudju (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jan 2026

Abstract

Background: Menopause is characterized by a decrease in estrogen, which can lead to impaired vascular function. This decrease in estrogen inhibits vasodilation, narrowing blood vessels, which results in increased blood pressure. Hypertension can trigger a series of symptoms, including headaches caused by increased intracranial pressure, dizziness due to reduced tissue blood flow/perfusion, and ischemia caused by vasoconstriction. As a non-pharmacological solution, listening to music has been shown to help achieve a relaxed state. Furthermore, the prostration position has been proposed as an intervention because it utilizes the force of gravity; the lower the body position, the greater the potential for relaxation and blood pressure reduction. Purpose: To determine the effectiveness of music therapy and prostration positions in reducing the frequency of headache attacks in menopausal women with hypertension. Method: This study used a quasi-experimental design using a pre- and post-test approach with a control group design. Conducted in the Garuda Community Health Center work area in September-October 2023. Sampling used purposive sampling technique and required a sample size of 60 participants, with 30 participants for each group. Data analysis used the Wilcoxon test because the data distribution was not normal. Results: The mean reduction in pain frequency in the intervention group was 0.3 higher than the control group, the mean reduction in pain intensity in the intervention group was 0.8 higher than the control group, and the mean reduction in diastolic blood pressure in the intervention group was 3.6 higher than the control group. There was a significant difference in pain frequency scores before and after in the intervention group with a p-value <0.001 and in the control group with a p-value = 0.010. There was a significant difference in pain intensity scores before and after in both the intervention and control groups with a p-value <0.001. There was a significant difference in diastolic blood pressure scores before and after in the intervention group with a p-value = 0.001 and in the control group with a p-value = 0.010. There was a significant difference in pain frequency reduction scores between the two groups (p=0.011). There was a significant difference in pain intensity reduction scores between the two groups (p=0.004). There was no significant difference in diastolic pressure scores between the two groups (p=0.222). Conclusion: Music therapy and the prostration position were effective in reducing pain frequency, pain intensity, and diastolic pressure.   Keywords: Headache Reduction; Hypertension; Menopausal Women; Music Therapy; Prostration Position.   Pendahuluan: Menopause ditandai dengan berkurangnya hormon estrogen yang dapat menyebabkan gangguan fungsi vaskular. Penurunan hormon estrogen ini menghambat vasodilatasi, sehingga pembuluh darah menyempit, yang berakibat pada meningkatnya tekanan darah. Hipertensi dapat memicu serangkaian gejala, diantaranya sakit kepala yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan intracranial, pusing yang diakibat kurangnya aliran darah ke jaringan/perfusi, dan iskemia yang disebabkan karena vasokonstriksi. Sebagai solusi non-farmakologis, mendengarkan musik terbukti membantu mencapai kondisi rileks. Selain itu, posisi sujud juga diusulkan sebagai intervensi karena memanfaatkan gaya gravitasi, semakin rendah posisi tubuh, semakin besar potensi relaksasi dan penurunan tekanan darah. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas terapi musik dan posisi sujud terhadap pengurangan frekuensi serangan nyeri kepala pada wanita menopause hipertensi. Metode: Penelitian dengan design quasy experiment menggunakan pendekatan pre and post-test with control group design. Dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Garuda pada bulan September-Oktober 2023. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan besar sampel yang diperlukan adalah 60 partisipan, dengan pembagian 30 partisipan untuk masing-masing kelompok, Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon karena distribusi data tidak normal. Hasil: Rerata penurunan frekuensi nyeri pada kelompok intervensi lebih tinggi 0.3 dibandingkan kelompok kontrol, rerata penurunan intensitas nyeri pada kelompok intervensi lebih tinggi 0.8 dibandingkan kelompok kontrol, dan rerata penurunan diastole pada kelompok intervensi lebih tinggi 3.6 dibandingkan kelompok kontrol. Terdapat perbedaan yang signifikan skor frekuensi nyeri sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi dengan nilai p< 0.001 dan pada kelompok kontrol dengan nilai p=0.010. Terdapat perbedaan yang signifikan skor intensitas nyeri sebelum dan sesudah baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol dengan dengan nilai p< 0.001.  Terdapat perbedaan yang signifikan skor diastole sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi dengan nilai p=0.001 dan pada kelompok kontrol dengan nilai p=0.010. Terdapat perbedaan yang signifikan skor penurunan frekuensi nyeri pada kedua kelompok dengan nilai p=0.011. Terdapat perbedaan yang signifikan skor penurunan intensitas nyeri pada kedua kelompok dengan nilai p=0.004, Tidak terdapat perbedaan yang sifnifikan skor diastole pada kedua kelompok dengan nilai p=0.222. Simpulan: Terapi musik dan posisi sujud efektif terhadap pengurangan frekuensi nyeri, intensitas nyeri dan tekanan diastole.   Kata Kunci: Hipertensi; Pengurangan Serangan Nyeri Kepala; Posisi Sujud; Terapi Musik; Wanita Menopause.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

hjk

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek ...