Studi ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan media pembelajaran interaktif Educaplay, yang dikombinasikan dengan nilai kejujuran Islami, terhadap capaian belajar siswa kelas XII MAN Kota Surabaya dalam pokok bahasan fungsi tangga. Penelitian ini mengadopsi metodologi kuasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest–posttest untuk membandingkan performa belajar siswa sebelum dan setelah intervensi pembelajaran dilaksanakan. Partisipan studi mencakup 34 siswa yang ditentukan melalui metode purposive sampling, dengan kriteria seleksi didasarkan pada pencapaian akademik dan kesiapan belajar. Alat ukur penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika, yang meliputi soal pilihan ganda dan soal esai, dirancang berdasarkan indikator pencapaian kompetensi untuk materi fungsi tangga. Analisis data dilaksanakan dengan memanfaatkan statistik deskriptif guna memaparkan ciri-ciri prestasi belajar peserta didik. Selanjutnya, dilakukan pengujian normalitas sebagai landasan dalam menentukan metode analisis inferensial. Mengingat data yang ada tidak memenuhi asumsi distribusi normal, pengujian hipotesis dilaksanakan menggunakan metode Wilcoxon Signed Rank Test. Berdasarkan hasil analisis, nilai rata-rata Hasil belajar siswa meningkat sebesar 26,66 poin dari nilai rata-rata 53,41 pada tahap pretest menjadi 77,67 pada tahap posttest, dengan tingkat signifikansi 0,000 (< 0,05), menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini mendukung gagasan bahwa Educaplay adalah alat interaktif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa. Selain itu, integrasi nilai kejujuran Islami menjadikan hasil belajar lebih bermakna karena mencerminkan kemampuan autentik siswa sekaligus mendukung pembentukan karakter positif.
Copyrights © 2025