Tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi penting di Indonesia, namun produktivitasnya menurun terutama di dataran rendah akibat keterbatasan kesuburan tanah dan faktor lingkungan. Upaya peningkatan produksi tomat dapat dilakukan melalui pemupukan berimbang antara pupuk anorganik dan pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK dan konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat di polybag. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua terdiri dari 4 taraf perlakuan sehingga didapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan dan pada setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga jumlah tanaman yang diteliti yaitu sebanyak 144 tanaman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa dosis pupuk NPK 12,5 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat, konsentrasi pupuk organik cair sebanyak 3 ml/liter air memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Interaksi antara dosis pupuk NPK dengan dosis 12,5 g/tanaman dan konsentrasi pupuk organik cair 3 ml/liter air memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat
Copyrights © 2025