Kesadaran dan pemahaman masyarakat di desa Tanamea akan bahaya dari cemaran mikroplastik masih rendah, yang ditunjukkan dari cara pengolahan sampah oleh masyarakat, yaitu dengan membakar ataupun menguburkan dalam tanah tanpa memisahkan antara sampah plastik dengan sampah lainnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kesadaran, pemahaman dan literasi masyarakat desa Tanamea akan bahaya mikroplastik bagi kesehatan, agar masyarakat lebih bijak dalam penggunaan produk berbahan plastik, serta melakukan pengolahan sampah plastik dengan benar. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di desa Tanamea, Banawa Selatan, dengan jumlah warga selaku partisipan sebanyak 28 orang. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini mengadopsi pendekatan metode PkM Partisipatory Action Research (PAR). Dari kegiatan PkM ini, antusias masyarakat terlihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan, meliputi cara mengatasi/mengendalikan cemaran mikroplastik, khsusunya yang masuk pada tubuh manusia, cara mengurangi bahaya penggunaan produk perlengkapan rumah tangga berbahan plastik. Selain itu, masyarakat juga meminta penjelasan terkait cara penanganan sampah plastik yang terdapat di area pesisir pantai desa Tanamea, yang pada dasarnya adalah sampah plastik yang terbawa arus laut. Dari kegiatan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa perlu adanya upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran masyarakat terkait penanganan sampah plastik
Copyrights © 2026