Perawatan mesin pesawat merupakan proses yang sangat penting untuk menjamin keselamatan, keandalan, dan efisiensi operasional. PT. Nusantara Turbin dan Propulsi (NTP) sebagai salah satu perusahaan strategis nasional di bidang jasa maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat terbang harus memastikan kegiatan perawatan dilaksanakan dengan aman, efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem perawatan mesin turboprop TPE331 pada pesawat CASA 212 di PT. NTP dengan menggunakan Diagram Fishbone (Metode Ishikawa) sebagai alat analisis akar permasalahan. Penelitian difokuskan pada identifikasi faktor utama permasalahan dalam perawatan engine TPE331, meliputi aspek Manusia (Man), Mesin (Machine), Metode (Method), Material, Lingkungan (Environment) dan manajemen (Management). Data penelitian diperoleh melalui studi literatur, observasi langsung, serta wawancara dengan personel pemeliharaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab lamanya waktu perawatan adalah keterbatasan ketersediaan suku cadang baik itu material dan spare part yang masih sangat bergantung pada impor serta kompleksitas teknis mesin yang memerlukan keahlian dan pelatihan khusus. Penelitian ini menunjukkan penerapan Diagram Fishbone memberikan kerangka analisis yang sistematis untuk menelusuri sumber permasalahan serta merumuskan tindakan korektif yang tepat sehingga dapat mendukung peningkatan efektivitas dan efisiensi perawatan di PT. NTP.
Copyrights © 2025