Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Contribution of Agility And Speed to Ball Drifting Skills in Students Football Extracurricular Sumaryadi, Sumaryadi
Multidisciplinary Journal of Tourism, Hospitality, Sport and Physical Education Vol. 1 No. 1 (2024): June
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jthpe.v1i1.1040

Abstract

Purpose of the study: The purpose of this study was to determine the contribution of agility and speed towards dribbling skills students of football extracurricular. Methodology: This type of research is correlation. The population in this study were students of soccer extracurricular Public High School 5 Bandar Lampung, amounting to 20 people. The sampling technique used was total sampling so that the number of samples in this study were 20 students. The test instrument used was the shuttle run test, 30 meter run test and dribbling test. The data analysis technique used is the r test. Main Findings: Based on the results of the calculation, it can be seen that the value of the contribution of agility and speed to the results of dribbling the ball of football extracurricular students Public High School 5 Bandar Lampung is = 44.76% Novelty/Originality of this study: This research presents novelty by integrating in-depth empirical analysis regarding the contribution of agility and speed to ball dribbling skills in students who take part in extracurricular football. This study uses a quantitative approach that specifically measures how these two physical components individually and synergistically influence dribbling ability, which is a crucial skill in soccer.
BANDUNG LAUTAN API DAN PERLAWANAN URBAN: GENESIS DOKTRIN PERTAHANAN TOTAL DI INDONESIA Sumaryadi, Sumaryadi; Akbar, Lalu Aan Sasaka; Putranto, Andy Marjono; Widuri, Ani; Ramadhani, Agita; Pradika, Cahya Dwi; Cahyadi, Deni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.3439-3444

Abstract

Fenomena Bandung Lautan Api pada tahun 1946 bukan sekadar insiden sejarah, melainkan sebuah manifestasi strategis dari perlawanan urban yang menandai evolusi taktik perlawanan di Indonesia. Strategi bumi hangus, yang diimplementasikan secara kolektif oleh Tentara Republik Indonesia (TRI) dan warga Bandung, mencerminkan pemahaman mendalam tentang lanskap perkotaan sebagai medan pertempuran asimetris. Penelitian ini menjelaskan bahwa peristiwa ini menjadi studi kasus krusial dalam memahami bagaimana sinergi militer dan masyarakat sipil dapat secara aktif terlibat dalam konfrontasi militer, melampaui batasan konvensional antara kombatan dan non-kombatan. Hasil penelitian ini juga mengilustrasikan bagaimana inisiatif akar rumput dapat menjadi fondasi bagi strategi perlawanan yang lebih luas dan menjadi cikal bakal doktrin pertahanan Indonesia saat ini, yaitu Pertahanan Rakyat Semesta (Hankamrata). Dengan demikian, Bandung Lautan Api tidak hanya menjadi simbol perjuangan, tetapi juga tonggak penting dalam perkembangan doktrin pertahanan nasional yang melibatkan seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara secara menyeluruh dan berkelanjutan. Studi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara militer dan masyarakat sipil sebagai fondasi pertahanan yang efektif.
PENGARUH KETERBATASAN TEKNOLOGI PERTAHANAN TERHADAP IMPROVISASI TAKTIK DAN STRATEGI LAPANGAN PADA MASA PERANG GERILYA INDONESIA 1945–1949 Sumaryadi, Sumaryadi; Furqon, Muhammad Zainal; Afrianta, Muhammad Fajar Indra; Alfonso Siregar, Stiven; Putri, Chindy Eka; Mahdin, Ahmad Dzakir Nurafif
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.3413-3418

Abstract

Periode perang gerilya Indonesia tahun 1945-1949 menandai transformasi fundamental dalam paradigma teknologi pertahanan nasional yang dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya persenjataan konvensional. Penelitian ini menganalisis pengaruh inovasi teknologi pertahanan terhadap evolusi taktik dan strategi perang gerilya melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan teknologi persenjataan mendorong pengembangan solusi inovatif berupa sistem logistik terdesentralisasi, improvisasi kendaraan sipil menjadi platform militer, pengembangan senjata rakitan menggunakan teknologi sederhana, dan penerapan taktik lapangan yang adaptif terhadap kondisi geografis lokal. Integrasi keempat komponen tersebut dengan dukungan masyarakat sipil menciptakan sistem pertahanan rakyat semesta yang efektif dalam menghadapi kekuatan militer superior. Inovasi teknologi pertahanan Indonesia periode ini membuktikan bahwa efektivitas sistem pertahanan tidak bergantung pada kecanggihan teknologi, melainkan pada kemampuan adaptasi, kreativitas, dan integrasi strategis seluruh komponen pertahanan. Pembelajaran dari periode 1945-1949 memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan konsep pertahanan nasional kontemporer, khususnya dalam memahami pentingnya resiliensi dan adaptabilitas menghadapi berbagai ancaman keamanan modern
Penerapan Diagram Fishbone dalam Analisis Sistem Perawatan Engine TPE331 pada Pesawat CASA 212 di PT. NTP Akbar, Lalu Aan Sasaka; Amperiawan, Gita; Dindin, Imanuel; Gani, Erzi Agson; Sumaryadi, Sumaryadi; Afrianta, Muhammad Fajar Indra
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7238

Abstract

Perawatan mesin pesawat merupakan proses yang sangat penting untuk menjamin keselamatan, keandalan, dan efisiensi operasional. PT. Nusantara Turbin dan Propulsi (NTP) sebagai salah satu perusahaan strategis nasional di bidang jasa maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat terbang harus memastikan kegiatan perawatan dilaksanakan dengan aman, efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem perawatan mesin turboprop TPE331 pada pesawat CASA 212 di PT. NTP dengan menggunakan Diagram Fishbone (Metode Ishikawa) sebagai alat analisis akar permasalahan. Penelitian difokuskan pada identifikasi faktor utama permasalahan dalam perawatan engine TPE331, meliputi aspek Manusia (Man), Mesin (Machine), Metode (Method), Material, Lingkungan (Environment) dan manajemen (Management). Data penelitian diperoleh melalui studi literatur, observasi langsung, serta wawancara dengan personel pemeliharaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab lamanya waktu perawatan adalah keterbatasan ketersediaan suku cadang baik itu material dan spare part yang masih sangat bergantung pada impor serta kompleksitas teknis mesin yang memerlukan keahlian dan pelatihan khusus. Penelitian ini menunjukkan penerapan Diagram Fishbone memberikan kerangka analisis yang sistematis untuk menelusuri sumber permasalahan serta merumuskan tindakan korektif yang tepat sehingga dapat mendukung peningkatan efektivitas dan efisiensi perawatan di PT. NTP.
The Implementation of Halal Tourism Ecosystem Model in Borobudur Temple as Tourism Area Sutono, Anang; Tahir, Shaharuddin; Sumaryadi, Sumaryadi; Hernowo, Andre; Rahtomo, Wisnu
Indonesian Journal of Halal Research Vol. 3 No. 1 (2021): February
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijhar.v3i1.11119

Abstract

Borobudur as one of the top wonderful destinations in the world is challenged to become one of halal tourism destinations in Indonesia. The purposes of this research are to find out and to launch the implementation of halaltourism ecosystem model in Borobudur Temple as tourism area in Indonesia. This research used a descriptive method. The researcher investigated the implementation of halal tourism ecosystem model in the Borobudur temple as tourism area by examining the variables of halal tourism ecosystems. It consisted of four dimensions. They are destination products, government support, human resources, and infrastructure. The main data is collected by using interviews and addressing of Borobudur Temple Tourism Park management, Tourism Business People that concerned with halal certification, LPPT (Integrated Research and Testing Laboratory) University of Gajah Mada, Indonesian Ulama chapter Jogjakarta, Culture and Tourism Region of Jogjakarta. The tools of data collection are the checklist and literature study to grab the secondary data. The result shows that Halal Tourism destination product, including the availability of halal attraction, facility, accessibility, program, and the package are not available completely. However, the support aspect from the government is not optimal in supporting Borobudur as halal tourism destination. Based on human resources aspect, there is founded that in some aspects such as the availability of human resources that understand of tourism is very poor or almost none. Besides, based on infrastructure aspect, there is founded that research and development aspects have not been carried out optimally.