Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak intensitas penggunaan media sosial terhadap perilaku phubbing pada remaja di RT.03 RW.03 Kelurahan Palmerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial yang tinggi berkontribusi terhadap munculnya perilaku phubbing, seperti kebiasaan memeriksa smartphone secara berulang saat berinteraksi, menunda respons terhadap lawan bicara, serta menurunnya kualitas komunikasi langsung. Faktor pendorong perilaku tersebut antara lain tingginya intensitas penggunaan media sosial, upaya pelarian dari rasa bosan, serta kebutuhan akan rasa berkomunitas dan pengakuan di dunia maya. Dampak yang ditimbulkan meliputi penurunan kepuasan hidup, menurunnya kualitas interaksi tatap muka, meningkatnya tekanan sosial, serta dorongan konformitas di kalangan teman sebaya untuk tetap aktif di media sosial, yang juga berkaitan dengan munculnya fear of missing out pada remaja di lingkungan penelitian tersebut setempat.
Copyrights © 2025