Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi status gizi lansia dan meningkatkan literasi gizi sebagai upaya preventif terhadap risiko malnutrisi. Kegiatan dilaksanakan di UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengukuran antropometri dan edukasi gizi interaktif. Tinggi badan lansia diestimasi menggunakan dua metode, yaitu panjang rentang lengan dan tinggi lutut, yang hasilnya digunakan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Dari 13 lansia yang diperiksa, 4 orang (30,8%) tergolong Underweight, 4 orang (30,8%) normal, dan 5 orang (38,4%) mengalami kelebihan berat badan, dengan klasifikasi IMT yang identik dari kedua metode estimasi tinggi badan. Sesi edukasi literasi gizi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. Hasil ini menunjukkan bahwa metode estimasi tinggi badan tersebut valid digunakan dalam penilaian status gizi lansia, dan bahwa edukasi gizi berperan penting dalam mendorong kesadaran gizi lansia sebagai bagian dari strategi promotif dan preventif di lingkungan lembaga sosial.
Copyrights © 2025