Sentra Kerajinan Anyaman Bambu di Sukodadi, Lamongan, merupakan salah satu kelompok usaha mikro kecil dan menengah yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi keterbatasan dalam aspek manajemen dan pemasaran. Permasalahan utama meliputi rendahnya literasi digital pengrajin, sistem pencatatan manual yang menimbulkan kesalahan inventaris, serta keterbatasan akses pasar yang sebagian besar masih bergantung pada penjualan konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing melalui penerapan sistem informasi manajemen berbasis cloud serta penguatan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan intensif, penerapan aplikasi Zoho Inventory, pendampingan lapangan, serta evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi operasional dengan penurunan kesalahan pencatatan stok hingga di bawah lima persen, serta meningkatnya keterampilan digital pengrajin dalam mengelola toko online. Selain itu, keterlibatan aktif pengrajin perempuan memperkuat keberlanjutan program dan memberikan dampak positif terhadap partisipasi ekonomi lokal. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penerapan sistem manajemen berbasis cloud terbukti mampu meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya saing UMKM anyaman bambu sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah.
Copyrights © 2025