Kegiatan bimbingan teknis penerapan STEAM berbasis kearifan lokal dilaksanakan untuk menjawab tantangan guru PAUD dalam mengintegrasikan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, serta mampu meningkatkan kreativitas anak usia dini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam menerapkan pendekatan STEAM yang diintegrasikan dengan nilai dan budaya lokal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan tatap muka yang diikuti oleh 31 guru PAUD di Kecamatan Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kegiatan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi, penyusunan rencana pembelajaran berbasis STEAM dengan kearifan lokal, serta refleksi. Evaluasi program dilakukan dengan menggunakan instrumen angket pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terdiri dari 3 aspek (STEAM, kearifan lokal, dan penerapan) dengan total 10 item pertanyaan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keseluruhan peserta sebesar 16,10% dari total skor 267 menjadi 310 dengan rincian peningkatan pemahaman terhadap konsep STEAM sebesar 22,36%, kearifan lokal sebesar 5,68%, dan penerapan STEAM berbasis kearifan lokal sebesar 20,38%. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan teknis berkontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran inovatif, kolaboratif, dan berakar pada budaya lokal. Kesimpulannya, bimtek STEAM berbasis kearifan lokal terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD, meskipun masih diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan praktik mengajar dan optimalisasi pemanfaatan teknologi agar hasil pelatihan dapat diterapkan secara lebih maksimal di lembaga masing-masing.
Copyrights © 2025