Doddyansyah, Muhammad Rusvendy
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tinjauan Pustaka Sistematis Alat Permainan Edukatif: Kriteria Alat Permaianan Edukatif AUD untuk Literasi Pendidikan Lingkungan Lahan Basah Doddyansyah, Muhammad Rusvendy; Novitawati, Novitawati; Fitria, Fadilatul
Early Stage Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Januari 2025: Jurnal Early Stage
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/earlystage.v3i1.1991

Abstract

The purpose of writing this article is to recognize the criteria for APE that can increase AUD literacy about environmental education, especially wetlands. This article uses the literature review method with a mapping review approach. Literature review is carried out by searching for relevant articles, determining extraction criteria, analyzing, and synthesizing at the final stage. The data sources used to find references are Google Scholar. The results of the literature rivew show that Educational Game Tools for early childhood with wetland content prioritize hands-on, heads-on, and hearts-on experiences. Some forms of media are: 1) Conventional board games; 2) Digital board games; and 3) Folk games. The content of this media can also be developed on the suitability of wetland conditions around the school such as: 1) Swamp animals; 2) Activities in the swamp; and 3) Healthy swamp environment
Bimbingan Teknis Penerapan STEAM dalam Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Novitawati; Auliya, Alfiana Falan Syarri; Fitria, Fadilatul; Doddyansyah, Muhammad Rusvendy
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.787

Abstract

Kegiatan bimbingan teknis penerapan STEAM berbasis kearifan lokal dilaksanakan untuk menjawab tantangan guru PAUD dalam mengintegrasikan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, serta mampu meningkatkan kreativitas anak usia dini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam menerapkan pendekatan STEAM yang diintegrasikan dengan nilai dan budaya lokal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan tatap muka yang diikuti oleh 31 guru PAUD di Kecamatan Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kegiatan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi, penyusunan rencana pembelajaran berbasis STEAM dengan kearifan lokal, serta refleksi. Evaluasi program dilakukan dengan menggunakan instrumen angket pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terdiri dari 3 aspek (STEAM, kearifan lokal, dan penerapan) dengan total 10 item pertanyaan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keseluruhan peserta sebesar 16,10% dari total skor 267 menjadi 310 dengan rincian peningkatan pemahaman terhadap konsep STEAM sebesar 22,36%, kearifan lokal sebesar 5,68%, dan penerapan STEAM berbasis kearifan lokal sebesar 20,38%. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan teknis berkontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran inovatif, kolaboratif, dan berakar pada budaya lokal. Kesimpulannya, bimtek STEAM berbasis kearifan lokal terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD, meskipun masih diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan praktik mengajar dan optimalisasi pemanfaatan teknologi agar hasil pelatihan dapat diterapkan secara lebih maksimal di lembaga masing-masing.
From Intuitive Practice to Intentional Pedagogy: Subitization in Wetland-Based Early Childhood Education Novitawati, Novitawati; Doddyansyah, Muhammad Rusvendy; Auliya, Alfiana Falan Syarri; Fitria, Fadilatul
THUFULA Vol 14, No 1 (2026): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v14i1.36255

Abstract

Subitization is an important aspect of early numeracy that enables children to recognize small quantities without counting and serves as a foundation for number sense development. Although wetland environments provide rich opportunities for contextualized numeracy learning, their potential remains underutilized in many early childhood education settings. This study investigated teachers’ understanding and implementation of subitization-related activities and explored the extent to which wetland contexts are incorporated into early numeracy learning. Using a qualitative case study design, data were collected through interviews and classroom observations involving teachers from Pembina Inti Kindergarten in Banjarmasin, Indonesia. Data were analyzed through condensation, display, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers regularly engage children in activities that support subitization, such as dice, domino, and object-recognition games. However, they do not explicitly identify these practices as subitization. This indicates a gap between intuitive classroom practice and intentional pedagogical understanding. In addition, wetland resources and experiences are rarely integrated into numeracy activities despite their relevance to children’s local environment. The study highlights the need for professional development and curriculum support to bridge intuitive practice and intentional pedagogy in subitization learning and to promote the meaningful integration of wetland contexts into early childhood numeracy education.