Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kenakalan remaja dengan menitikberatkan pada peran keharmonisan keluarga dan konformitas teman sebaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek sejumlah siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sunan Pandanaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai bentuk kenakalan remaja serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan remaja yang ditemukan masih berada pada kategori ringan, seperti melanggar aturan, mengambil barang tanpa izin, dan perilaku berisiko lainnya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kurangnya keharmonisan keluarga, ditandai dengan minimnya komunikasi, pembiaran, serta lemahnya pengawasan orang tua, berkontribusi terhadap munculnya perilaku menyimpang pada remaja. Selain itu, konformitas teman sebaya juga berperan signifikan dalam mendorong remaja mengikuti perilaku negatif demi memperoleh penerimaan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kenakalan remaja merupakan hasil interaksi antara faktor keluarga dan lingkungan pergaulan sebaya. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga dan pengelolaan lingkungan sosial remaja menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan kenakalan remaja.
Copyrights © 2025