PkM ini bertujuan untuk meningkatkan soft skill santri melalui pelatihan Al-Banjari. Selain itu, PkM ini juga berupaya mendorong regenerasi seni Al-Banjari di TPQ Sabilul Khoirot dengan memberikan pelatihan kepada santri agar mereka dapat menjadi penerus yang kompeten. PkM ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pengembangan aset atau potensi yang telah dimiliki oleh masyarakat. Metode ABCD bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan aset-aset yang ada agar dapat dikembangkan bersama oleh masyarakat. Setiap daerah atau komunitas pasti memiliki aset, yang tidak selalu berupa materi atau kekayaan fisik desa. Hasil dari PkM ini menghasilkan Kesenian Religi Al banjari TPQ Sabilul Khoirot Sidoarjo yang meliputi Setiap hari Senin diadakan kegiatan diba’, sedangkan pada hari Kamis terdapat pembacaan manaqib. Kedua kegiatan tersebut dilaksanakan setelah sholat Maghrib. Sementara itu, setiap hari Selasa dan Kamis setelah sholat Ashar, diadakan pelatihan Al-Banjari yang mana kami juga turut serta dalam pelatihan Al-Banjari yang diselenggarakan di TPQ tersebut. dan juga Peran Al-Banjari dalam Pengembangan Soft Skill santri TPQ Sabilul Khoirot Sidoarjo yang meliputi kerja sama tim, Kepemimpinan, Kepercayaan diri, komunikasi efektif Kreatifitas dan inovasi, serta keterampilan Musikal. Kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan perkembangan Al-Banjari di TPQ di TPQ Sabilul Khoirot Sidoarjoi
Copyrights © 2024