Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan nasional, mengingat peran penting SDM dalam menciptakan kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Salah satu aspek krusial dalam pengembangan SDM yaitu melaui pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang, yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai strategi kunci dalam pembangunan SDM unggul. Penilitian ini fokus pada Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten wilayah yang masih menghadapi tingginya prevalensi stunting dan kesenjangan akses gizi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pemangku kepentingan seperti penerima manfaat dan kepala SPPG. Meskipun program MBG telah dilaksanakan, ditemukan kendala signifikan berupa distribusi makanan yang tidak teratur, keterbatasan anggaran, lemahnya koordinasi antar instansi, rendahnya literasi gizi masyarakat, serta kebiasaan konsumsi makanan instan oleh anak-anak. Untuk mewujudkan SDM unggul membutuhkan peningkatan kualitas gizi sejak dini melalui program MBG yang efektif dan terjangkau. Pendidikan juga perlu diperkuat dengan meningkatkan akses dan kualitas untuk mempersiapkan generasi yang kompetitif. Infrastruktur kesehatan harus ditingkatkan guna memastikan gizi yang optimal dan pencegahan stunting, serta menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas.
Copyrights © 2025