Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bercerita dalam membangun kemampuan literasi bahasa anak usia 4–5 tahun di TKS Adduriyah 3. Permasalahan yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah keterbatasan anak dalam menguasai kosakata, memahami isi cerita, dan menyampaikan informasi secara lisan. Selain itu, metode pembelajaran yang kurang variatif menyebabkan anak kurang antusias, sehingga proses literasi bahasa menjadi tidak optimal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita efektif dalam memperkaya kosakata, meningkatkan pemahaman anak terhadap cerita, melatih keterampilan berbicara, serta menumbuhkan minat belajar dan interaksi sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman lebih dalam tentang penerapan metode bercerita sebagai pendekatan yang menyenangkan dan komunikatif untuk mengembangkan literasi bahasa anak usia dini. Temuan ini dapat dijadikan referensi bagi guru dan praktisi pendidikan dalam merancang pembelajaran literasi yang lebih menarik dan efektif.
Copyrights © 2026