Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena di SMK Negeri 2 Terbanggi Besar yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku membolos siswa berdasarkan faktor yang melatarbelakangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian sosial kualitatif digunakan untuk mendapatkan data deskriptif berupa gambar dan kata-kata. Menurut Lexy J. Moleong (2007: 112), "data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif adalah berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka". Pendekatan penelitian kualitatif bergantung pada bukti kualitatif daripada dasar kerja statistik. Dalam artikel lain dijelaskan bahwa pendekatan kualitatif didasarkan pada kenyataan lapangan dan pengalaman responden sebagai rujukan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perilaku membolos yang dilakukan siswa yaitu perilaku teman sebaya, faktor lingkungann sekitar siswa dan faktor pribadi. Dengan bantuan dan kontribusi dari siswa sendiri, guru-guru yang lain, dan tentunya orang tua, Konseling individu menggunakan teknik behavioral contract adalah salah satu upaya guru BK untuk menyelesaikan masalah membolos siswa. yang mana metode ini berguna atau dapat mengubah perilaku siswa sehingga mereka tidak lagi membolos. Penelitian ini menggunakan literatur review atau studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individu dengan teknik kontrak perilaku dapat membantu mengatasi perilaku membolos pada siswa.
Copyrights © 2025