Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap motivasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 3 Dempet. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa menggunakan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp dengan intensitas tinggi, yakni 2 hingga lebih dari 6 jam per hari. Penggunaan media sosial memberikan dampak positif, antara lain memudahkan akses terhadap materi pembelajaran, mendukung kolaborasi dalam tugas kelompok, serta menyediakan konten edukatif. Namun, dampak negatif juga ditemukan, seperti menurunnya konsentrasi belajar, kecenderungan menunda tugas, serta munculnya kecemasan sosial akibat perbandingan diri dengan teman sebaya. Secara keseluruhan, media sosial berperan ganda: dapat mendukung motivasi belajar jika digunakan secara bijak, tetapi juga berpotensi menurunkannya jika penggunaannya berlebihan. Oleh karena itu, peran guru dan orang tua sangat penting dalam memberikan bimbingan serta membantu siswa mengelola waktu penggunaan media sosial secara sehat dan produktif.
Copyrights © 2025